Sabtu, 30 Desember 2017

YULIO 15711018

Sehat Dengan Bekam Tradisional 
TOR (Term Of Reference)

Latar Belakang
Terapi bekam merupakan penyembuhan berbagai penyakit yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Dan juga diperintahkan secara langsung dalam sabdanya yang sahih. Ibnu „Abbas dari nabi Muhammad SAW. Bersabda, “Kesembuhan itu terdapat pada tiga hal, yaitu melakukan bekam, minum madu dan melakukan kay dengan api, tetapi aku melarang umatku melakukan kay.” (HR al-Bukhari) Dari hadist tersebut telah terungkap tiga landasan dasar pengobatan modern yang berkembang hingga saat ini. Terapi bekam merupakan teknik detoksifikasi (pengangkatan racun dalam tubuh), madu merupakan perwalian pengobatan menggunakan herbal dan kay merupakan dasar pengobatan laser (penembakan dengan sinar) (Busyroni Majid, 2009) Terapi bekam merupakan suatu proses membuang darah kotor atau toksin yang berbahaya dari dalam tubuh melalui permukaan kulit dengan cara menyedot. Toksin adalah endapan racun atau zat kimia yang tidak bisa diurai oleh tubuh. Awal mulanya terapi bekam disebut Al-Hijamah. Al-Hijamah berasal dari bahasa Arab. Setelah itu, muncul istilah – istilah yang digunakan untuk memudahkan dalam penyebutan dan pemahaman di setiap bangsa. Ada beberapa istilah yang dipakai dalam bentuk terapi yang satu ini, diantaranya hijamah istilah dalam bahasa Arab, bekam istilah Melayu, gua-sha dalam bahasa Cina, cantuk dan kop istilah yang dikenal oleh orang Indonesia. (Ahmad Fatahillah, 2006) Terapi bekam sudah dikenal sejak ribuan tahun sebelum masehi, yaitu di kerajaan Sumeria, kemudian terus berkembang sampai Babilonia, Mesir kuno, Saba, dan Persia. Pada zaman Mesir kuno, kehidupan masyarakatnya mempunyai aktivitas berdagang. Tidak hanya antar suku akan tetapi menjangkau ke berbagai bangsa. Dalam melakukan aktivitas 2 berdagang, harus menempuh perjalanan yang jauh dan cukup melelahkan. Hal itu membuat kondisi tubuh terasa tidak nyaman, maka masyarakat Mesir berupaya untuk mengurangi rasa sakit dibagian anggota tubuhnya yang dirasa sakit. Dengan mengeluarkan cairan-cairan darah yang dianggap mempengaruhi keseimbangan atau metabolisme tubuhnya. (Ahmad Fatahillah, 2006) Terapi bekam telah banyak dilakukan oleh masyarakat muslim di berbagai negara, khususnya di Indonesia. Namun penerapannya baru terbatas pada tataran keyakinan atas kebenaran sabda Rasulullah SAW. Belum didukung bukti-bukti Ilmiah, sehingga terkadang masih diragukan sejumlah orang. 
Saat ini banyak didirikan tempat terapi atau klinik yang menawarkan terapi bekam. Klinik BCL (Bekam Center Lampung) adalah salah satu klinik yang menawarkan terapi bekam. Klinik BCL didirikan pada tanggal 29 Juni 2004, dipimpin oleh Asep Hasan Badri. Pada mulanya Klinik  BCL hadir dengan menggunakan nama BCL yang merupakan singkatan dari Bekam Center Lampung. Seiring dengan berkembangnya Klinik BCL ke seluruh kota di tanah air.

Tempat/Alamat   :
BEKAM CENTER LAMPUNG
Perum BKP, Jl. Bukit Kemiling Permai No.01, Kemiling, Bandar Lampung.
Telpon: 0812 7925 4142



Sejarah Bekam Di  Indonesia

sejarah bekam pada masa kebangkitan dimulai dari bekam tusuk

Masa ke dua, sejarah bekam dimulai sekitar tahun 2000 yakni dengan masuknya Multi Level Marketing HPA ke Indonesia. HPA dengan semangat mendakwahkan Ilmu pengobatan nabi (thibbun nabawi) memberikan ketramplan kepada para membersnya keahlian pengobatan bekam/Hijamah. Ada, e khasan teknik bekam HPA selain sudah mengunakan peralatan modern yang kebanyakan di impor dari cina adalah pada teknik pengeluaran darahnya. Teknik pengeluaran darah yang diajarkan oleh para trainer HPA adalah menggunakan sistem penusukan/ teknik jarum. Penulis kurang memahami secara gamblang alasan yang mendasari HPA menggunakan jarum sebagai sarana mengeluarkan darah dari dalam area epidermis kulit manusia.

Masa ketika Sejarah Bekam sayat bisturi bermula

Masa ke tiga sejarah bekam dipelopori oleh Ustadz Khatur Suhardi yang khas dengan upaya beliau memediskan pengobatan bekam melalui analisis anatomi dan fisiologis tubuh. Ustadz Khatur juga dikenal sebagai pionir yang menasehatkan dan memberikan penekanan pada faktor sterilisitas pada proses pembekaman serta kehati-hatian agar tidak terjadi malpraktek bekam. Beliau pula yang dalam training-trainingnya menjelaskan bahwa dalam hadist, asal teknik pengeluaran darah adalah menggunakan teknik sayatan, bukan tusukan.

Sejarah Bekam baru mensinergikan bekam api

Masa ke empat, masanya Bekam Sinergi.  Kami (Tim Yarobbi.com Dr. Ali Achmad Ridho, Anjrah Ari Susanto, dan Pak Saefurrohman) memandang bahwa perspektif pengobatan bekam jika hanya dilihat dari sisi pengobatan nabi (thibbun nabawi) saja atau medis saja atau TCM saja adalah kurang cukup. Ilmu pengobatan nabi membutuhkan ilmu pengobatan modern, ilmu pengobatan modern juga membutuhkan ilmu pengobatan nabi dan begitu pula jika dikaitkan dengan TCM. Ketiganya saling mengisi dan melengkapi satu sama lain. Oleh karena itu, bukan digunakan secara parsial saat melakukan terapi bekam maupun diagnosa, tetapi lebih utama disinergikan. Sebuah bahasa sejarah bekam terbaru yakni mensinergikan tiga ilmu.

Sejarah bekam terus berlanjut, semoga semakin baik

Sinergi jelas sangat membantu memberikan kemanfaatan yang terapi yang maksimal terhadap pasien. Sinergi juga menguatkan rasa percaya diri dan kemantapan bagi terapis saat mengambil keputusan mengenai terapi apa atau saran-saran apa yang harus disampaikan pada pasien agar dirinya lekas sembuh. Bagaimana tidak mantap, terapis mengerti betul gambaran umum penyakit, penyebab, pathogenesis, diagnosa bandingnya, serta aneka alternatif solusi/terapinya. Semoga menjadi bagian sejarah bekam yang baik dimuka bumi.





TEKNOLOGI TEPAT GUNA SMK 3 METRO DALAM CITE UNIVERISTAS BANDAR LAMPUNG 2017




BANDAR LAMPUNG  : Creativity, Innovation, Technology Entrepreneurship (CITE) 2017 yang digelar Universitas Bandar Lampung (UBL) di Mahligai Agung Convention Hall, Kampus Dra. Hj. Sri Hayati Barusman Pascasarjana UBL pada Senin (23/10/2017) menghadirkan lebih dari 100 produk inovatif.

Dengan total 64 peserta yang memamerkan produk inovatifnya. Para peserta meliputi dari Perguruan Tinggi seperti UBL, IIB Darmajaya, Teknokrat, UIN Radin Intan, dan Universitas Lampung, dan lembaga penelitian setingkat SMA/SMK. Para peserta saling memamerkan hasil karyanya dengan menampilkan produk karya mereka di booth stand yang sudah disiapkan.

Salah satu juara unggulan dalam rangkaian acara CITE yakni ialah Teknologi yang dikeluarkan siswa siswa berbakat dari SMK 3 Metro. Sebagai sekolah yang berhasil mendapatkan gelar juara Teknologi Tepat Guna (TTG) Kota Metro pada 2016 lalu menjadikan SMK Negeri 3 Metro menjadi salah satu peserta dalam CITE 2017 yang berhasil menarik perhatian para pengunjung. Teknologi sensor lampu bertenaga surya mendapat perhatian penuh tidak hanya dari pengunjung namun pula sebagian besar dari peserta CITE Universitas Bandar Lampung 2017.




Penyiaran Sehat Menuju Lampung Yang Helaw Lewat KPID Award 2017


Ajang Penghargaan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Lampung Award 2017 dibuka dengan "Tema Penyiaran Sehat Menuju Lampung Yang Helaw" yang dilaksanakan di Gedung Mahligai Pasca Sarjana Universitas Bandar LAmpung,Selasa,28 November 2017.
Kegiatan dihadiri Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo, Ketua KPID LAmpung, Ketua DPRD Prov Lampung, Kabid Humas Polda Lampung, Komisioner KPID LAmpung, Kadis Kominfotik, Tokoh Masyarakat, Mahasiswa, Media Dan Penyiar TV, Radio Lampung.
Dalam Sambutannya Ketua KPID Lampung Bpk M.Thamrin S.Hut Mengatakan Kegiatan Ini Merupakan Apresiasi kami kepada penyiar baik media, siaran Tv/ Radio, kami ingin memberikan penghargaan sebanyak 15 kategori yang akan diperebutkan 35 radio dan 20 televisi.
Kategori Buletin Berita Dimenangkan Oleh Radar Tv, Kategori Talks Show dimenangkan Oleh TVRI Lampung, Penyiar Radio Terbaik Dimenangkan Adi Ardiansyah Dari Radio Saba Putra, Penyiar TV Terbaik dimenangkan Oleh Yudiin Samantha Dari Tegar TV dan 11 Kategori Lainnya.
Harapannya bahwa Media, Penyiar TV/Radio mempunyai peran besar dalam Pembangunan Provinsi Lampung dan mempunyai satu tekad menuju lampung helaw, saya sangat berterimakasih kepada Gubernur Lampung karena Pak Gubernur Lampung adalah gubernur yang peduli akan penyiaran (Gubernur Lampung Mendapatkan Pengharagaan Sebagai satu satunya Gubernur Yang Peduli Penyiaran Daerah).
Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo Dalam Sambutannya mengatakan,"Untuk Memajukan Penyiaran dan informasi yang ada diprovinsi lampung kita harus memperhatikan kualitas, penyiaran dan informasi harus sehatdan positif, sehingga penyiaran dapat menghadirkan negara dan rasa kebhinekaan pada masyarakat dan tentunya diri kita masing-masing, Selamat Bagi Pemenang Award KPID 2017 Semoga Pemenang Dapat Menjadi Contoh Untuk Kedepannya Dan Bagi Yang Belum Menang Tetap Bersemangat Dan Bersaing Dengan Sehat Dan Positif.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar